Pembinaan dan Pelatihan Pembuatan Banten Desa Punggul
Pembinaan dan Pelatihan Pembuatan Banten bagi Serati Banten, Tukang Be, Sabe Desa, Bendesa Adat, dan Perangkat Desa
Dalam rangka pelestarian adat istiadat serta meningkatkan kualitas pelaksanaan upacara adat di desa, Pemerintah Desa bersama Majelis Adat Desa mengadakan kegiatan Pembinaan dan Pelatihan Pembuatan Banten Pengabeban. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur masyarakat adat dan perangkat desa, antara lain Serati Banten, Tukang Be, Sabe Desa, Bendesa Adat, serta Perangkat Desa yang memiliki peranan penting dalam kehidupan adat dan upacara desa.
Tujuan Kegiatan
Kegiatan ini bertujuan untuk:
-
Menstandardisasi tata cara pembuatan banten pengabeban agar sesuai dengan pakem dan nilai-nilai luhur adat.
-
Meningkatkan keterampilan dan pemahaman para pelaksana adat terhadap fungsi dan makna simbolik dalam banten pengabeban.
-
Memperkuat sinergi antara lembaga adat dan desa dalam menjaga keberlanjutan tradisi budaya Bali, khususnya dalam konteks upacara adat desa.
Rangkaian Pelatihan
Pelatihan ini dilaksanakan selama satu hari penuh di balai desa dan dibuka secara resmi oleh Perbekel dan Bendesa Adat setempat. Materi pelatihan disampaikan oleh narasumber yang ahli di bidang tata upacara dan pembuatan banten, yang berasal dari kalangan sulinggih serta praktisi banten berpengalaman.
Materi yang disampaikan meliputi:
-
Pengenalan jenis-jenis banten pengabeban dan fungsinya dalam upacara adat.
-
Teknik pembuatan banten secara praktis dan berkelompok.
-
Pemahaman makna simbolik bahan dan susunan banten berdasarkan lontar-lontar suci.
-
Etika dan tata cara penyajian banten dalam pelaksanaan upacara.
Antusiasme dan Hasil Kegiatan
Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama pelatihan berlangsung. Banyak di antara mereka yang mengaku mendapatkan pemahaman baru dan memperdalam ilmu yang sebelumnya hanya diperoleh secara turun-temurun. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi ajang pertukaran pengalaman dan diskusi antar pelaku adat yang memperkaya wawasan bersama.
Hasil dari kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan upacara adat di desa, khususnya dalam penyusunan dan penyajian banten pengabeban yang sesuai dengan tradisi Bali yang autentik.
Penutup
Dengan adanya pelatihan ini, desa berkomitmen untuk terus mendorong pembinaan berkelanjutan bagi para pelaku adat, demi menjaga kearifan lokal dan memperkuat identitas budaya Bali. Pelatihan ini bukan hanya menjadi sarana peningkatan keterampilan, tetapi juga momentum penting untuk melestarikan warisan leluhur yang sangat berharga bagi generasi mendatang.